Posted by : Unknown Sabtu, 24 Mei 2014

Sumber : Google.image.com

DASAR JARINGAN



                Jaringan komputer merupakan fungsi / proses pengiriman data antara satu
komputer menuju komputer lainnya . dalam jaringan komputer kita sering mendengar
istilah tentang TCP/IP. Lalu apakah TCP/IP itu?????



  •              TCP (Transmission Control Protocol) merupakan protokol (penterjemah) dalam

jaringan yang menjamin keandalan pengiriman data dengan menggunakan

proses acknowledgement yaitu proses Retransmisi (pengiriman ulang) dan

Sequencing (pengurutan).


  •              IP (Internet Protocol) merupakan protokol yang mengatur tentang pengalamatan

pengiriman data menuju ke alamat yang benar

Selain itu dalam jaringan terdapat pula protokol lain yang sangat penting dan sesuai

dengan standart OSI (Protokol model Open System Interconnection) yaitu :


  1.)    UDP (User Datagaram Protocol) merupakan Protokol yang tidak menggunakan

proses acknowledgement sehingga tidak dapat diketahui apakah data sampai

pada alamat yang dituju..)    

  2.)    ICMP (Internet Control Message Protocol ) merupakan protokol yang bertugas

mengirimkan pesan – pesan kesalahan jika terjadi kesalahan pengiriman paket –

data.

  3.)     ARP (Address Resolution Protocol) yaitu Protokol yang berfungsi menyimpan

pemetaan alamat IP dan MAC.




Alamat IP


             Merupakan alamat yang diberikan ke jaringan danperalatan jaringan yang

menggunakan Protocol TCP/IP. IP memiliki 32 Bit angka biner yang ditulis menjadi

4 kelompok angka decimal yang dipisahkan titik. Contoh 192.168.0.1

Format penulisan IP terbagi menjadi 2 yaitu :


  • Format Biner



  • Format Decimal


Format Biner

          Format alamat IP yang terdiri dari 32 Bit yang terdiri dari 4 Oktet atau

kelompok yang tiap oktetnya adalah 8 Bit.

Contoh : : 11000000. 10101000. 10001111. 00100100


Format Decimal

          Alamat IP dalam bilangan Decimal ditulis dengan. 4(empat)bilangan

decimal yang dipisahkan dengan tanda titik.

Contoh: 192. 168. 15. 36


Konversi

Dasar bilangan Biner adalah : 2

27 2 6 2 5 2 4 2 3 2 2 2 1 2 0

128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1 = 255

Jadi:

1 1 1 1 1 1 1 1 = 255

1 1 0 0 0 0 0 0 = 192

1 0 1 0 1 0 0 0 = 168

0 0 0 0 1 1 1 1 = 15

0 0 1 0 0 1 0 0 = 36



11000000. 10101000. 00001111. 00100100 = 192.168.15.36




Jumlah Alamat IP seluruh dunia


             Bila Alamat IP terdiri dari 4 bilangan biner, dimana setiap bilangan biner

memiliki 8 bits, maka jumlah maksimal setiap bilangan biner adalah:

> 11111111 = 255

Jadi jumlah alamat IP yang dibagikan ke pemakai jaringan internet diseluruh

dunia adalah :

255 x 255 x 255 x 255 = 4.228.250.625


Kelas Alamat IP




        Untuk mempermudah pembagian Alamat IP, maka alamat IP dikelompokkan

dalam kelas­kelas.

Pembagian kelas berdasrkan 2 hal, yaitu:

  1. Network ID
  2. Host ID


Maka

Netmask default Kelas A : 255. 0. 0. 0
Netmask default Kelas B : 255.255.0.0
Netmask default Kelas C : 255.255.255.0

Ciri–ciri Kelas pada alamat IP

Perhatikan Oktet kesatu (8 bit)
Kelas A 00000000 s/d 01111111 = 0 s/d 127
Kelas B 10000000 s/d 10111111 = 128 s/d 191
Kelas C 11000000 s/d 11011111 = 192 s/d 223

Contoh :

113.126.15.36         (Kelas A)
161.117.18.36 (Kelas B)
202.159.36.131 (Kelas C)

Bilangan oktet terdepan ada pada range kelas.

Subneting


              Suatu teknik untuk memperbanyak network ID, bila sebuah perusahaan hanya memiliki 1 buah nework ID, maka network ID nya dapat diperbanyak sesuai kebutuhan organisasi.

Kelas C



Contoh Soal :
Sebuah Perusahaan memiliki Network IP 192.168.0.1 dengan Subnet mask 255.255.255.240


  • Hitung jumlah subnetting yang bisa dilakukan ?
  • Jumlah Host per subnet
  • Blok Subnetnya
  • Network address dan Broadcastnya

Jawab :

1.)  Rumus Subnet Max


(2x, Dimana X adalah jumlah binary 1 pada oktet terakhir subnet mask)

*pada kelas B yang dihitung adalah 2 oktet terakhir dan pada kelas C yang dihitung 3 oktet terakhir.

Subnet mask 225.225.225.240/28    IP 192.168.0.1 (Kelas C)

Dalam bentuk biner :

11111111.11111111.11111111.{1111}0000  <= dalam tanda kurung 4 angka

Maka X = 4 jadi Subnetting bisa dilakukan adalah 24  = 16.

2.)   Host yang tersedia dapat dihitung dari CIDR nya (/28) dimana Oktet terakhir (pada kelas C), pada kasus ini 255.255.255.240/28 oktet terakhirnya adalah 240

Maka rumusnya adalah (256 - Jumlah decimal akhir pada subnet mask)
                                        

256 - 240 = 16 

Atau dengan cara lain yaitu dengan menghitung binary ) pada oktet terakhir (kebalikan dari rumus subnet mask).

(2y, Dimana Y adalah jumlah binary 0 pada oktet terakhir subnet mask)
*pada kelas B yang dihitung adalah 2 oktet terakhir dan pada kelas C yang dihitung 3 oktet terakhir.

Subnet mask 255.255.255.240/28 IP 192.168.0.1 (Kelas C)

Dalam bentuk Biner :

11111111.11111111.11111111.1111{0000} <= yang di dalam tanda kurung 4 angka
Maka Y = 4 jadi Subnetting yang bisa dilakukan adalah 24  = 16.

3.)  Blok Subnetnya adalah 16, 32, 48,64, 80,96,...,...,....

4.)

Sekian dulu Materi Dasar Jaringan ya.
jangan lupa tinggalkan komen sebagai buku tamu :D
Jangan Lupa dengan Blog Kami, kami harap bisa ambil referensi dari Blog kami.                                                         Terima kasih.
=======================================================================
Sumber : Kelompok Belajar Open Source Trunojoyo (KLOBOT)~{Universitas Trunojoyo Madura}
Posted by : Achmad Jawahir

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Blogger templates

Blog Archive

- Copyright © Blue Spot -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -